Travel

Ini Negara Paling Dingin Di Dunia, Yang Bisa Ngalahin Kulkas Dirumah

Sangat beruntung bagi kita yang lahir dan besar di negara tercinta, yaitu Indonesia. Sebab Indonesia terletak tepat di garis Khatulistiwa dengan iklim tropis yang tidak terlalu panas dan juga tidak terlalu dingin. Suhu udara terendah di Indonesia ada di kota Mulia, Puncak Jaya, Papua dengan suhu 10 derajat Celcius di malam harinya.

Namun berbeda dengan negara yang terletak di lingkaran Kutub Utara yang sangat bertentangan dengan Indonesia. Cuaca dingin hampir terjadi tiap tahunnya disana, bahkan saat musim panas pun suhu udara tetap masih terasa dingin.

1. Rusia

Di Rusia, musim dingin lebih lama di banding dengan musim panasnya. Salju dan hujan akan turun dalam waktu lebih lama, sekitar 8 bulan tiap tahunnya. Suhu udara terendah bisa mencapai -40 derajat Celcius pada musim dingin dan -30 derajat Celcius pada musim panas.

Tempat terdingin di negara ini ada di Verkhoyansk, karena di beberapa daerahnya menerima sinar matahari hanya kurang lebih 2 bulan tiap tahunnya.

Untuk bertahan dari udara dingin ini, orang Rusia selalu mengenakan mantel dan topi bulu saat bepergian. Ditambah lagi mereka juga sering meminum minuman Vodka untuk menjaga tubuh mereka tetap hangat.

2. Kanada


Kanada di kenal dengan negara yang banyak kotanya yang terletak di lingkaran Kutub Utara dan hanya sedikit mendapat sinar matahari. Musim dingin di negara ini cukup lama yaitu berlangsung selama 5 bulan dengan suhu terendah bisa mencapai -40 derajat Celcius.

Suhu udara di negara ini memang sering di gambarkan seperti sebuah zona pertempuran udara dingin dari Kutub Utara dan udara hangat dan lembab dari selatan. Dari selatan, wilayah Kanada membentang secara paralel yang menyebabkan negara tersebut menjadi dingin dan sering diselimuti salju.

3. Kazakhstan


Astana adalah tempat terdingin di negara Kazakhstan. Di musim dingin, salju akan turun cukup deras dan tidak jarang di iringi dengan turunnya hujan yang membuat wilayah tersebut menjadi sangat dingin, ini berbanding terbalik saat musim panasnya. Saat musim dingin banyak orang Kazakhstan memilih tinggal di rumah dari pada melangkahkan kakinya keluar rumah dengan resiko membeku.

4. Mongolia


Walaupun negara Mongolia terletak jauh dari lingkaran Kutub Utara, tapi Negara ini berada di ketinggian 4.900 meter di atas permukaan laut. Negara yang masuk wilayah Asia Tengah ini memiliki iklim gurun gersang yang membawa musim panas dan sekaligus musim dingin.

Mongolia di gambarkan sebagai Alaska kecil yang terjebak di antara China dan Rusia. Musim dingin di negara ini berawal dari bulan November dan akan berakhir sampai akhir bulan April dengan suhu udara rata-rata -20 derajat Celcius dan 0 derajat Celcius saat musim panas.

5. Amerika Serikat

Di wilayah paling utara negara Amerika Serikat, tepatnya di Alaska, suhu udara terendah bisa mencapai -30 derajat Celcius yang berlangsung selama 9 bulan. Alaska memang di kenal dengan musim dingin yang parah, ini berbanding terbalik di wilayah selatan Amerika Serikat yang memiliki udara panas.

6. Finlandia


Finlandia memiliki musim salju terdingin di dunia dengan suhu udara terendah bisa mencapai -45 derajat Celcus. Walaupun begitu negara yang terletak di antara Rusia, Swedia dan Norwegia ini juga memiliki musim panas yang hangat.

Tapi di bagian paling utara negara ini, matahari hampir tidak pernah muncul di atas cakrawala selama 2 bulan penuh. Bahkan matahari akan muncul kurang lebih 6 jam saja pada pertengahan musim dingin.

7. Greenland


Greenland merupakan pulau terbesar di dunia yang terletak di wilayah Kutub Utara dan sebagian wilayahnya tertutup lapisan es dengan sinar matahari tidak pernah muncul yang membuat suhu udaranya sangat dingin.

Saat musim panas saja, suhu udara tertinggi yang pernah tercatat adalah sekitar -7 derajat Celcius sehingga sepanjang musim panas di Greenland seperti musim dingin.

8. Islandia


Suhu udara di negara ini mempunyai keunikan, di mana bisa menjadi negara dengan suhu udara yang hangat akibat aliran udara Gulf Stream, tapi bila ada tabrakan antara Gilf Stream dengan udara Arktik, maka cuaca di sana menjadi tidak terduga.

Rata-rata suhu udara terdingin di negara ini antara -30 derajat Celcius hingga -20 derajat Celcius, dan bisa juga mencapai -40 derajat Celcius bila cuaca tidak beranjak dari titik beku. Bagian selatan negara ini lebih hangat di banding bagian utaranya.

9. Estonia

Musim dingin di Estonia, mungkin tidak seekstrim negara negara lainnya yang masuk list ini, tapi suhu udaranya yang dingin bisa mencegahkan mereka untuk beraktivitas di luar rumah. Selama musim dingin suhunya bisa mencapai -7 derajat Celcius hingga -3 derajat Celcius.

Sedangkan saat musim panas, suhu udara tertingginya bisa mencapai 16 derajat Celcius. Di tambah lagi hujan yang turun di negara yang terletak di antara negara Finlandia dan laut baltik ini, tidak bisa di prediksi sehingga membuat udaranya semakin dingin.

10. Antartika


Tidak di ragukan lagi Antartika adalah tempat terdingin yang ada di dunia ini. Karena tidak menerima sinar matahari sepanjang tahun, membuat Antartika di selimuti lempengan es dan air di bawahnya, akibatnya wilayah ini memiliki suhu dingin paling ekstrim di dunia.

Walaupun Antartika di kenal sebagai tempat terdingin di dunia dengan suhu terendah yang pernah mencapai -89 derajat Celcius, tapi faktanya wilayah Antartika termasuk sebuah gurun terluas di dunia, tepatnya gurun kutub dengan udara yang sangat kering dan curah hujan hanya 2.6 milimeter tiap tahunnya.

Manfaat Tinggal Daerah Musim Dingin

Membuat Anda Terlihat Awet Muda

Tidur di ruangan yang lebih hangat dari 22 derajat celcius dapat menghambat tubuh melepaskan melatonin, salah satu hormon anti penuaan terbaik yang dimiliki tubuh. Begitu kita tertidur dalam kegelapan total dalam suhu ruang yang dingin, tubuh akan lebih mudah melepaskan melatonin.

Membantu Menurunkan Berat Badan

Menurut dokter naturopati Natasha Turner, saat suhu tubuh kita turun dan hormon pertumbuhan dilepaskan, hormon stres kortisol juga akan menurun. Bila kita tidak cukup tidur, kita akan terbangun dengan kadar kortisol tinggi, yang artinya akan lebih mungkin merasa kelaparan dan mengalami kecemasan yang meningkat.

Menurunkan Risiko Penyakit Metabolik

“Satu studi menemukan bahwa tidur di kamar dengan suhu 19 derajat celcius dapat membantu mencegah penyakit metabolik tertentu, seperti diabetes. Peserta studi tidak hanya membakar lebih banyak kalori, tapi juga hampir dua kali lipat memiliki jumlah lemak cokelat, yaitu lemak yang memungkinkan tubuh menyimpan lebih sedikit kalori. Seiring waktu, hal ini bisa menurunkan risiko penyakit metabolik,” kata Winter.

Membuat Tidur Lebih Nyenyak

Anda yang mengalami gangguan tidur seperti insomnia sangat disarankan untuk tidur di ruangan yang dingin. Penelitian dari University of South Australia menemukan bahwa tidur dengan ruangan dingin akan mengurangi derita tak bisa tidur pada orang insomnia.

Cuaca Dingin Bisa Mengurangi Peradangan

Suhu dingin dapat mengurangi peradangan dan rasa sakit di seluruh tubuh. Katakanlah, saat pergelangan kaki terkilir, orang kerap menggunakan es untuk mengobatinya. Sebuah penelitian di tahun 2011 menemukan bahwa, perawatan semacam itu yang disebut cryotherapy, lebih banyak dilakukan atlet untuk memulihkan daripada beristirahat. The Atlantic melaporkan, pelari yang terpapar suhu serendah -166 derajat Fahrenheit atau setara dengan -110 derajat Celcius, pulih lebih cepat daripada mereka yang di beri terapi lain atau disuruh beristirahat.

Sumber: WA.LC.TI.HD.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top