Otomotif

Beginilah Cara Kerja Mesin Rotary Mazda

Hingga saat ini ada banyak terobosan baru yang diintegrasikan ke beberapa mobil untuk tujuan penghematan bahan bakar dan pengurangan emisi karbon sebagai bentuk pencegahan polusi lingkungan. Terobosan tersebut termasuk penggunaan mesin vvti yang saat ini diintegrasikan ke mobil suv toyota. Mesin vvti ini dapat menghemat penggunaan bahan bakar yang selama ini sangat diharapkan bagi banyak pengguna. Akan tetapi apakah mesin tersebut dapat menghasilkan tenaga yang mendukung jika anda melakukan perjalanan jauh? Belum tentu, kan? Nah, sebagai solusinya pihak mazda mengeluarkan mesin berjenis rotary yang dapat menghasilkan tenaga pada mobil sekaligus menghemat bahan bakar.

Mesin rotary adalah mesin pembakaran internal yang bekerja dengan cara yang sama sekali berbeda daripada mesin piston konvensional.

Dalam mesin piston, itu memiliki silinder yang akan bergantian melakukan empat pekerjaan berbeda termasuk asupan, kompresi, pembakaran dan knalpot. Namun, mesin rotary tidak melakukan keempat pekerjaan ini secara bersamaan, tetapi masing-masing terjadi di setiap bagian dari rumah mesin. Ini adalah jenis mesin dengan sebuah silinder yang didedikasikan untuk masing-masing pekerjaan dengan piston yang bergerak terus-menerus dari satu tempat ke yang berikutnya. Jenis mesin rotary ini biasanya digunakan di mobil mazda. Nah, sebelum kita mengetahui bagaimana cara kerja mesin rotary yang terdapat pada mobil mazda, alangkah baiknya kita memahami bagian – bagian yang terdapat dalam mesin rotary. Berikut penjelasannya:

Bagian-bagian mesin Rotary

Mesin rotary memiliki sistem pengapian dan sistem bahan bakar yang mirip dengan yang ada di mesin piston. Berikut terdapat bagian mesin rotary yang berguna untuk mendukung kinerja sebuah mobil mazda.

Rotor

Rotor memiliki tiga wajah berbentuk cembung, masing-masing bertindak seperti sebuah piston. Setiap wajah rotor memiliki kantong di dalamnya, yang memungkinkan lebih banyak ruang untuk campuran udara dengan bahan bakar.

Perumahan

Perumahan diciptakan dalam bentuk oval. Bentuk ruang pembakaran dirancang sehingga tiga rotor akan selalu tetap berhubungan dengan dinding ruang, membentuk tiga volume gas.

Setiap bagian dari perumahan didedikasikan untuk salah satu bagian dari proses pembakaran. Keempat bagian tersebut terdiri dari asupan, kompresi, pembakaran dan knalpot

Kompresi

Sebagai rotor yang terus bergerak di sekitar perumahan, volume ruang yang dihasilkan akan semakin kecil dan campuran udara dengan bahan bakar akan dikompresi.

Pembakaran

Kebanyakan mesin rotary memiliki dua busi. Ketika busi melakukan pembakaran terhadap campuran udara dan bahan bakar, tekanan dengan cepat akan terbentuk untuk memaksa rotor bergerak. Pembakaran yang membuat rotor bergerak akan menciptakan kekuatan yang diteruskan ke knalpot.

Knalpot

Setelah pembakaran mencapai knalpot, gas yang bertekanan tinggi akan keluar melalui knalpot dan seluruh siklus akan dimulai lagi seperti semula.

Bagaimana cara kerja mesin rotary?

Mesin rotary memiliki lebih sedikit bagian yang bergerak dari mesin sebanding empat stroke piston. Mesin rotary memiliki tiga bagian utama yang bergerak yaitu dua rotor dan poros output. Semua bagian dalam perputaran mesin rotary terjadi secara terus menerus dalam satu arah.

Kekuatan pengiriman di mesin rotary ini juga menghasilkan suara yang halus. Karena setiap event pembakaran berlangsung melalui 90 derajat rotasi rotor, dan output poros berputar sebanyak tiga kali untuk setiap rotor, dan setiap peristiwa pembakaran berlangsung melalui 270 derajat rotasi poros output. Ini berarti bahwa mesin tunggal rotor dapat memberikan kekuatan untuk tiga perempat dari setiap perputaran poros output.

Seperti piston mesin, Mesin rotary menggunakan tekanan yang terbentuk dari kombinasi udara dan pembakaran bahan bakar. Dalam mesin piston, tekanan yang terkandung dalam silinder membuat piston bergerak maju mundur. Poros engkol mengkonversi gerakan piston menjadi gerakan rotasi yang dapat digunakan untuk daya mobil.

Namun rotor yang berputar pada sepertiga kecepatan poros output, membuat bagian utama mesin yang bergerak akan menjadi lebih lambat dari bagian dalam mesin piston. Hal ini juga membantu dengan kehandalan. Akan tetapi, itu biasanya mengkonsumsi bahan bakar lebih dari mesin piston karena efisiensi termodinamika mesin dikurangi dengan bentuk ruang pembakaran yang panjang dan rasio kompresi yang rendah.

Tekanan pembakaran ini terkandung dalam ruang yang dibentuk oleh bagian dari perumahan dan dikumpulkan di satu rotor berbentuk segitiga.

Sebagai rotor yang bergerak di sekitar ruang, masing-masing dari tiga volume gas bergantian mengembang. Ini adalah ekspansi dan kontraksi yang menarik udara dan bahan bakar ke dalam mesin, kompres tersebut membuat kekuatan berguna sebagai penghasil gas yang disalurkan ke knalpot.

Selanjutnya, kita akan melihat bagaimana mesin benar-benar menghasilkan kekuatan.

Kekuatan mesin Rotary

Mesin Rotary menggunakan siklus pembakaran empat stroke, yang merupakan siklus yang sama yang menggunakan empat-stroke piston mesin. Tapi dalam mesin rotary, hal ini dicapai dengan cara yang sama sekali berbeda.

Jantung mesin rotary adalah rotor. Ini memiliki ukuran yang kira-kira setara dengan piston dalam mesin. Dalam hal ini, rotor bergerak melalui perumahan, tiga bilik yang dibuat oleh rotor mengubah ukuran. Perubahan ukuran ini menghasilkan sebuah tindakan pemompaan.

Itulah pembahasan mengenai cara kerja penggunaan mesin rotary pada mobil mazda yang dapat menghasilkan tenaga yang lebih kuat dari penggunaan mesin piston. Atas perhatian dari para pembaca sekalian, maka kami sebagai penulis tidak lupa mengucapkan terima kasih.

(Sumber: os)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top