Games

Metal Gear, Game Seru Yang Tidak Habis Dimakan Zaman

Dunia video game udah ngelahirin banyak game seru dan keren. Namun, tidak banyak game yang bisa bertahan hingga puluhan tahun. Salah satu diantara game yang masuk kriteria “tahan lama” tersebut adalah seri game Metal Gear. Tidak hanya tahan lama, Metal Gear juga dicintai gamers di seluruh dunia. Selama 30 tahun perjalanannya, seri game ini selalu mendapat pujian dan sukses besar secara komersial. Selain itu, Metal Gear selalu dianggap sebagai pionir buat game-game lainnya lewat berbagai inovasi. Faktor-faktor inilah yang bikin Metal Gear digadang-gadang sebagai salah satu game terbaik yang pernah ada.

Sejak 1987, Metal Gear punya beberapa seri utama dengan beberapa seri spin-off. Dari sini kamu bisa melihat berbagai perubahan serta inovasi yang dilakukan Hideo Kojima beserta Konami agar game ini makin seru dan tidak dimakan zaman. Berikut ini game Metal Gear tersebut.

1. Metal Gear (1987)

Di sinilah semuanya bermula. Metal Gear diakui sebagai pelopor game bergenre stealth serta dianggap jadi pondasi bagi game-game Metal Gear selanjutnya. Game ini pertama kali dirilis pada 1987 di konsol game MSX2 yang kurang populer. Meski begitu, Metal Gear inilah yang bikin gamers di masa itu rela beli konsol MSX demi mainin game ini. Dari segi grafis, game pertama Metal Gear ini termasuk yang kuno banget. Namun, hal itu jadi enggak masalah karena gameplay-nya menarik.

Awalnya, Hideo Kojima ngedesain game ini sebagai game tembak-tembakan biasa. Namun, Kojima ngerasa konsol MSX dirasa tidak mampu ngimbangin kreativitasnya. Makanya dia mendesain game ini menjadi game bergenre stealth yang belum pernah ada di masanya. Selain itu dari game ini, kita sadar akan “kebiasaan” Kojima yang selalu bikin karakter utama yang terinspirasi dari artis/model ternama. Misalnya aja karakter Solid Snake yang terinspirasi dari aktor Michael Biehn, pemeran Kyle Reese dalam film Terminator.

2. Metal Gear 2 Solid Snake (1990)

Tiga tahun berikutnya, Kojima bikin sekuel dari Metal Gear yang dirilis di konsol yang sama. Sayangnya, game ini kurang begitu populer karena hanya dirilis di Jepang akibat berkurangnya dukungan buat konsol MSX. Akan tetapi, game ini tetap aja sukses memikat hati para gamers dengan kisah gameplay yang makin menarik dibanding prekuelnya. Saking kerennya, Paul Soth dari GameSpy menilai kalau game ini adalah game 8-bit terbaik yang pernah ada.

Kisah yang digunakan di Metal Gear 2 jadi lebih kompleks dengan penokohan yang lebih dalam. Kojima juga memperbarui gameplay dengan tambahan musuh yang lebih kuat, skill/senjata yang lebih canggih serta mode penglihatan 45 derajat yang bikin mode stealth jadi lebih asoy. Berbeda dari prekuelnya, kali ini karakter Solid Snake di Metal Gear 2 terinspirasi dari Mel Gibson dalam film Lethal Weapon. Sebagai tambahan, Metal Gear 2 punya game bayangannya, yaitu Snake’s Revenge. Game ini dirilis sebagai pengganti Metal Gear 2 yang tidak dirilis di luar Jepang. Kojima tidak terlibat sama sekali dalam game ini. Makanya game ini tidak begitu menarik dan kurang populer dibanding Metal Gear 2

3. Metal Gear Solid (1998)

Meski bukan yang pertama, game inilah yang bikin waralaba game Metal Gear Solid makin populer. Game ini adalah proyek ambisius Konami dan Kojima yang didesain buat jadi game PlayStation terbaik yang pernah ada. Game ini jadi Metal Gear pertama yang memakai format 3-D. Uniknya, Kojima hanya menggunakan enviroment yang ada di game Metal Gear 2 lalu mengubahnya menjadi format 3-D buat Metal Gear Solid. Grafis game ini pun dianggap sebagai salah satu yang terbaik di masanya. Format 3-D ini juga bikin pengalaman bermain game stealth makin asyik dan menegangkan.

Dari segi gameplay, Metal Gear Solid mengadopsi sudut pandang orang ketiga yang bikin pandangan semakin luas. Selain itu, game ini juga punya sistem radar 2-D buat mengetahui posisi musuh serta ke arah mana mereka melihat. Metal Gear Solid juga dikenal sebagai game pertama yang punya banyak cut scene. Hal ini bikin Metal Gear Solid punya cerita yang dalam dan menarik untuk disimak. Kali ini, karakter Solid Snake terinspirasi dari aktor Christopher Walken.

4. Metal Gear Solid 2: Sons of Liberty (2001)

Ketika semuanya mikir kalau game Metal Gear Solid tidak bisa lepas dari karakter Solid Snake, Kojima berpikir sebaliknya. Di Metal Gear Solid 2: Sons of Liberty, karakter utama berganti menjadi Raiden. Meski begitu, Solid Snake masih bisa dimainin di bagian prolog game. Hal ini tidak dilakukan Kojima tanpa alasan. Perubahan karakter ini punya tujuan menceritakan lebih dalam tentang karakter Solid Snake dari sudut pandang lain. Semuanya tambah asyik dengan perbaikan grafis dari PlayStation 1 jadi PlayStation 2.

Seperti biasa, Kojima selalu berinovasi tiap kali bikin game baru. Dari segi gameplay, Metal Gear Solid 2 punya tambahan fitur yang bikin elemen stealth jadi makin menarik. Misalnya aja kayak pengaruh environment yang lebih realistis dan dipengaruhi oleh faktor cuaca, temperatur hingga bau. AI/musuh dalam game ini juga lebih cerdas. Di game ini, musuh lebih sering bekerja sama dengan anggota timnya melalui pendekatan taktis. Mereka juga bisa bersembunyi dan manfaatin waktu sembunyi tersebut buat melakukan hal-hal yang tidak bisa ditebak oleh pemain. Makanya musuh di Sons of Liberty ini dianggap sebagai salah satu yang paling sulit dikalahin.

5. Metal Gear Solid 3: Snake Eater (2004)

Pemilihan Raiden sebagai karakter protagonis utama di game sebelumnya ternyata tidak disetujui oleh mayoritas penggemar. Makanya di seri kelima Metal Gear ini, Kojima kembali jadiin Snake sebagai karakter utama—meskipun bukan Solid Snake. Metal Gear Solid 3: Snake Eater (2004) jadi prekuel dari seri-seri sebelumnya. Latarnya pun mundur jauh ke belakang, yaitu pada era 1960-an di kawasan Uni Soviet.

Perubahan latar ini dianggap menjadi salah satu faktor yang bikin Snake Eater makin seru. Beda dari game sebelumnya yang berlatar di kawasan urban, kali ini kamu bakal lebih sering beraksi di kawasan hutan belantara yang bikin sensasi main stealth jadi makin asoy. Penggambaran latar ini juga didukung dengan kualitas grafis yang termasuk paling mendetail di masanya. Sedangkan dari segi gameplay, meski punya basis yang sama dengan seri sebelumnya, Kojima masukin beberapa fitur baru. Diantaranya adalah kamuflase dan sistem pertarungan jarak dekat yang lebih sulit. Selain itu, Kojima juga nambahin elemen survival dengan mewajibkan kamu memburu binatang atau tumbuhan buat dijadiin obat-obatan.

Nah, demikianlah penjelasan tentang game Metal Gear di atas tersebut, apa kamu pernah main salah satunya?

Sumber: Vc

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top