Games

Inilah Kontroversi Teraneh yang Pernah Terjadi di Industri Video Games

Kontroversi di dalam video game memang sudah sering terjadi. Tapi, bagaimana jika kontroversi yang terlihat seperti nyeleneh akibat dari yang memprotes video game tersebut sebenarnya tidak tahu apa itu video game. Nah, kali ini kita akan membahas mengenai daftar kontroversi teraneh yang pernah terjadi di video game. Penasaran Kan? Simak yuk uraian berikut.

GTA IV – New York City

GTA IV merupakan game yang bertema mafia yang memiliki rating 18+ yang ber-setting di sebuah kota bernama Liberty City yang terinspirasi dari kota New York. Tapi, tampaknya Wali Kota New York tidak suka akan hal tersebut, dikarenakan game ini telah mencoreng nama baik kotanya dengan mengisinya dengan masalah kejahatan. Tapi, yang lebih anehnya lagi jikalau game ini telah membawa kekerasan ke dalam kota New York melalui video game, memangnya berapa film yang telah membawa kekerasan ke kota New York dan mereka tidak mendapat teguran sama sekali.

Pemblokiran Game Di Indonesia

Image result for Pemblokiran Game Di Indonesia

Isu ini pasti sudah diketahui oleh seluruh gamer di Indonesia, sebab KPAI dan Kominfo berencana untuk memblokir 15 game dari Indonesia dan game E-Sports CS:GO yang telah melahirkan lapangan pekerjaan juga ikut masuk ke dalamnya.

Alasan pasti yang mereka katakan tidak lain lagi adalah kekerasan yang terkandung di dalamnya tidak baik untuk anak. Dan yang anehnya, game yang masuk ke dalam daftar mereka merupakan game dewasa atau dengan rating di atas 16 tahun ke atas, yang jelas game itu bukan untuk anak dan developer juga sudah memperingati.

Harusnya yang mereka lakukan adalah sosialisasi kepada orangtua untuk memantau anak mereka dengan apa yang mereka mainkan bukan memblokirnya dengan alasan yang tidak jelas dan kenapa sinetron di TV tidak pernah mereka blokir? Aneh bukan?

Mortal Kombat Fatality

Mortal Kombat merupakan game fighting yang menampilkan banyak adegan sadis yang ternyata hal itu menimbulkan sebuah kontroversi. Sebenarnya hal ini terkait masalah rating yang ada di game. Developer itu sendiri sudah tahu tentang hal ini dan mereka telah memperingatkan para gamer sebelum memainkan game ini dan sudah dirating sesuai umur. Karena peran orang tua sangat dibutuhkan di sini dan jika game itu tidak layak untuk umur di rating, maka game itu tidak akan mungkin dirilis.

Bully Mengampanyekan Bullying

Lagi-lagi orang awam selalu menyalahkan game atas apa yang terjadi di dunia nyata. Bully merupakan game di mana kamu akan ditempatkan di sebuah sekolah dan kamu memiliki tujuan untuk menyatukan seluruh warga sekolah. Dan orang yang awam yang belum pernah memainkan game ini menyatakan bahwa game ini mengampanyekan perundungan alias bullying atas dasar yang tidak jelas. Apa karena judulnya “Bully” lantas itu mengampanyekan bullying? Silakan jika kalian ingin tertawa sejenak.

PETA Komplain Tentang Pembunuhan Tikus Di BATTLEFIELD 3

PETA adalah organisasi yang mengurus atas hak asasi binatang yang berpusat di Amerika Serikat. Mereka pernah memprotes atas konten yang ada di BATTLEFIELD 3 di mana kamu dapat membunuh tikus. Mereka bilang itu merupakan sebuah kekerasan yang dilakukan terhadap binatang.

Anehnya, kebiasaan membunuh tikus yang pembawa penyakit ini sebenarnya sudah biasa dilakukan di dunia nyata dengan hadirnya produk-produk pembasmi tikus. Kenapa mereka tidak memprotesnya ya? Mungkin kamu bisa menebak kalau mereka benci video game karena ini bukan pertama kalinya mereka komplain tentang video game.

Itu dia beberapa kontroversi teraneh yang ada di video game. Bagaimana menurut kamu, apakah kamu termasuk yang pro atau kontra?

Sumber: Jt

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top