Games

5 Game Ini Menyajikan Adegan Seks Yang Buat Cowok Tak Berkedip

Sama seperti film, video game yang akan dirilis dan dijual di pasaran harus melewati pengujian materi untuk menentukan rating ESRB yang akan diusungnya, apakah E (everyone), T (teen), M (mature), atau A (adult). Rating tersebut digunakan sebagai acuan siapa saja yang boleh memainkan game tersebut.

Meski dianjurkan untuk tidak merilis game dengan konten dewasa, namun tetap saja ada developer dan publisher game yang nakal menciptakan game yang tidak mendidik, salah satunya game dengan unsur pornografi yang mempertontonkan adegan seks.

Game-game yang akan kami bahas di bawah ini mengandung adegan seks yang seharusnya tidak boleh dilihat oleh anak di bawah umur. Dan berikut beberapa game dengan adegan seks yang tidak boleh dimainkan oleh anak kecil.

1. Playboy The Mansion

Begitu melihat nama game-nya, kamu pasti langsung sepakat menilai nyeleneh terhadap game ini. Playboy memang terkenal dengan hal-hal yang berbau vulgar, dan benar saja, banyak unsur pornografi yang berisi di dalamnya. Kita pun bisa mengakses game ini lewat berbagai gadget, seperti PC, PS2, dan Xbox. Kekurangannya sih cuma hanya satu, yaitu kurang realistis. Apalagi ketika kompetitornya, Seven Sins, muncul. Game ini memiliki gameplay seperti The Sims dimana pemainnya dapat merayu para wanita untuk melakukan beragam adegan hubungan seks tanpa sensor.

2. Seven Sins

Beberapa bulan setelah Playboy, game serupa datang dengan kontroversi yang lebih tinggi. Pengembang Monte Cristo merilis Seven Sins. Kecuali Xbox, game ini dapat digunakan pada platform PC dan PS2. Ada yang nggak kalah unik dari game ini, Seven Sins memiliki tampilan grafis lebih baik dari Playboy The Mansion, sehingga tampak lebih realistis.

Hal itulah yang berhasil menurunkan status Playboy. Di sisi lain, game tersebut juga bebas sensor. Nggak heranlah kalau banyak cowok yang tertarik dengan Seven Sins. Pikiran fantasi seorang cowok soal seks bisa lebih besar ketika memainkannya. Kabarnya, Seven Sins juga sempat diprotes beberapa negara akibat kevulgaran yang disuguhkannya dalam game.

3. Far Cry 3: Blood Dragon

Berikutnya ialah game yang mungkin sudah kalian dengar sebelumnya. Game tersebut adalah Far Cry 3: Blood Dragon dan memiliki tampilan unik dengan sentuhan 80’s yang kental. Game ini merupakan versi spin-off dari game utamanya yaitu Far Cry 3 dan memiliki adegan sex yang cukup unik.

Far Cry 3: Blood Dragon menampilkan adegan dewasa dalam bentuk siluet retro yang menarik. Terlepas dari gameplay-nya yang asyik, namun tentu saja situasi adegan sex yang ada di dalamnya tidak cocok untuk dimainkan oleh anak-anak. Adegan dewasa ini ada di misi yang terakhir. Anda mempunyai dua pilihan, menyelamatkan teman anda atau berhubungan seks bersama perempuan lain. Dan hal ini pun terjadi.

4. The Witcher

Bagi kamu yang suka memain game petualangan plus-plus, maka game The Witcher merupakan game yang cocok buat kamu. The Witcher merupakan game yang berlatar era medieval. Ada banyak cutscene adegan di luar kontrol pemain yang mirip sebuah scene film. Game tersebut tak luput dari scene vulgar. Contohnya bisa kita lihat pada The Witcher 2 ketika Geralt berhubungan seks dengan Triss di sebuah kolam pemandian. Selain memperlihatkan adegan yang eksplisit, banyak cutscene hubungan seks bisa sangat menggoda sekali. Harus kuat iman pokoknya dan satu lagi, game ini tidak cocok untuk anak-anak dibawah umur.

5. GTA: San Andreas

Terakhir, ada game yang pastinya sudah bisa kamu tebak sebelumnya. Apalagi kalo bukan GTA: San Andreas. Game yang menampilkan semua hal mengenai penyimpangan masyarakat ini juga tidak luput dari adegan panas lho.

Cerita ini juga menjadi semakin kontroversial ketika pihak Rockstar selaku pengembang game tidak mengakui bahwa mereka memasukkan adegan panas ke dalam game mereka. Padahal sudah jelas bahwa ada pemain yang berhasil menemukan cara untuk melakukan sex di dalam game tersebut. (Sumber : JT, HW)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top