Games

12 Keuntungan Bermain Video Game Bagi Anak Anda

Video game adalah permainan elektronik yang melibatkan interaksi dengan antarmuka pengguna untuk menghasilkan umpan balik visual pada perangkat video seperti monitor komputer atau layar TV.

Jika membahas mengenai video game, maka sebenarnya permainan tersebut merupakan kegiatan yang paling disukai anak-anak kita semua. Tidak hanya dimainkan oleh anak-anak saja, bahkan orang dewasa sekalipun gemar bermain video game untuk mengisi kegiatan di saat rasa bosan menghampiri mereka.

Bermain video game mungkin dapat membuat daya penglihatan kita semakin menurun dikarenakan anda harus berhadapan dengan radiasi monitor yang sangat berbahaya. Namun permainan video juga dapat mengedukasi anak-anak memiliki keterampilan berpikir untuk mengerjakan sesuatu yang berguna di masa depan.

Menurut psikolog Universitas Wisconsin C. Shawn Green, bermain video game dapat merubah struktur otak sama seperti di saat kita belajar, membaca, bermain piano, atau menavigasi dengan menggunakan peta. Sama seperti latihan, itu juga dapat membangun otot dan memperkuat sirkuit saraf yang dapat membangun otak.

Nah, untuk mengetahui bagaimana permainan video dapat memperkuat saraf otak anda, berikut terdapat beberapa keuntungan bermain video game bagi anak anda:

1. Pemecahan masalah

Keuntungan pertama dari permainan video adalah dapat melatih kemampuan berpikir anak anda untuk memecahkan masalah. Itu dapat dibuktikan ketika anak anda sedang memainkan permainan seperti angry bird. Permainan tersebut dapat melatih otak mereka untuk lebih kreatif dalam memutuskan untuk melepaskan tembakan dalam waktu singkat

2. Melatih keterampilan tangan dan mata

Permainan video juga dapat melatih keterampilan tangan dan mata untuk saling berkoordinasi yang pada gilirannya dapat menggunakan alat dengan handal. Contohnya saja, dalam permainan counter strike go, karakter yang anda gunakan dapat dijalankan dan diarahkan untuk menembak tepat pada sasarannya.

Hal ini memerlukan pemain untuk melacak posisi musuh dan sebagainya. Semua faktor ini harus dipertimbangkan dan kemudian pemain harus mengkoordinasikan reaksi otak dengan gerakan di tangan untuk dapat melakukannya. Proses ini memerlukan koordinasi tangan dan mata untuk mengarahkan karakter dengan baik.

Penelitian juga menunjukkan bahwa orang dapat belajar keterampilan ini dengan memperhatikan setiap kemungkinan yang akan terjadi dalam permainan.

3. Perencanaan, pengelolaan sumber daya dan logistik

Pemain akan belajar untuk mengelola sumber daya yang terbatas dan memutuskan penggunaan terbaik dari sumber daya dengan cara yang sama seperti dalam kehidupan nyata. Keterampilan ini memerlukan kemampuan mengasah strategi seperti permainan Sim City, Age of Empires dan permainan strategi lainnya.

4. Multitasking

Dalam permainan strategi, ketika anda ingin mengembangkan sebuah kota, maka hal ini akan memaksa pemain untuk menjadi fleksibel dan dengan cepat mengubah taktik. Intinya anda harus bisa menguasai banyak hal.

5. Membuat analisis dan keputusan dengan cepat

Menurut para peneliti di University of Rochester yang dipimpin oleh Daphne Bavelier, simulasi permainan seperti yang ditemukan dalam pertempuran atau permainan berkategori action, bisa menjadi sebuah alat pelatihan untuk mengatasi situasi yang terdapat di dunia nyata.

Studi menunjukkan bahwa bermain permainan video bergenre action dapat memacu otak untuk membuat keputusan yang cepat. Anda dapat memutuskan untuk melatih tentara dan ahli bedah yang terdapat dalam permainan.

6. Ketepatan

Menurut sebuah studi oleh University of Rochester, permainan video juga dapat melatih otak pemain untuk membuat keputusan yang cepat tanpa kehilangan akurasi. Dalam dunia sekarang ini, penting untuk bergerak dengan cepat tanpa mengorbankan akurasi.

7. Mengembangkan keterampilan membaca

Selain itu, video game juga dapat membuat anak mengembangkan keterampilan membaca untuk mendapatkan petunjuk dengan mengikuti alur cerita yang terdapat dalam permainan.

8. Ketekunan

Ada banyak tingkat permainan dimulai dari kategori mudah, sedang hingga sulit. Umpama seperti permainan catur, permainan ini mengandalkan ketekunan dari sang anak untuk berusaha menaklukkan setiap level yang terdapat dalam permainan.

9. Konsentrasi

Studi yang dilakukan oleh laboratorium pendidikan Appalachia mengungkapkan bahwa anak-anak dengan gangguan defisit perhatian yang bermain Dance Dance Revolution dapat meningkatkan fokus dengan membantu mereka berkonsentrasi.

10. Membuat anak anda lebih pintar

Sebuah studi yang diterbitkan di PLoS ONE sejauh ini mengatakan bahwa kecerdasan anak mungkin akan meningkat ketika mulai bermain video game yang mereka sukai

Para peneliti mengambil lima kelompok non-gamer, dan membuat mereka bermain video game selama satu jam selama empat minggu.

Dan hasilnya, mereka menemukan bahwa semua video game yang bergenre action, dapat meningkatkan fungsi kognitif pada pemain.

11. Meningkatkan kapasitas memori

Dalam sebuah studi tahun 2015 di The Journal of Neuroscience, para peneliti dari University of California, merekrut 69 peserta dan meminta mereka untuk bermain Super Mario World 3D selama dua minggu.

Orang-orang yang bermain Super Mario akhirnya dapat melakukan tugas-tugas dengan baik, dan itu dikarenakan mereka dapat mengingat dengan baik.

12. Mendorong kerjasama

Fitur multiplayer yang terdapat dalam game khususnya genre strategi, dapat melibatkan anak anda untuk belajar bekerjasama dengan pemain online lainnya untuk mengalahkan musuh. Video game juga membantu anak anda untuk membuat sebagian besar keterampilan mereka memberikan kontribusi kepada tim.

Itulah pembahasan mengenai 12 keuntungan bermain video game bagi anak anda. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih. (Sumber: mjc)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top