Berita

Dipenjara, Jennifer Dunn Sakit Karena Stres

Penyidik satuan narkoba Polda Metro Jaya batal mengkonfrontasi tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Jennifer Dunn alias Jedunn alias JD dengan tersangka FS. Pengacara Jedunn, Pieter Ell mengatakan proses pemeriksaan batal lantaran kliennya sakit. Menurut dia, seharusnya Jedunn akan dikonfrontasi dengan tersangka FS yang hasilnya akan kembali dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Rencananya Jedunn di BAP tambahan tapi sampai tadi kondisinya kurang enak badan, jadi ditunda. Jadi saat itu kan belum didampingi penasehat hukum jadi setelah ditunjuk makannya di BAP lagi,” kata Pieter Ell di Polda Metro Jaya, Jakarta.

Pieter menuturkan, tentunya penyidik akan kembali menjadwalkan ulang pemeriksaan Jennifer Dunn. Begitu juga soal rencana konfrontasi Jedunn dengan FS. Namun dia belum bisa memastikan kapan Jedunn akan kembali diperiksa.

Sebab tergantung kesehatan Jedunn. “Belum tau kapan. Yang tahu kan penyidik. Kita prinsipnya siap aja kapan Jedunn enakan badannya. Tergantung kondisi ya kalau dia (Jennifer Dunn) udah siap kita kuasa hukum juga siap,” tutur Pieter.

Pieter El juga mengatakan bahwa kondisi Jedunn sudah siap untuk menjalani proses hukum meski sempat mengalami stres dan psikologinya terganggu. Meski stres, Jedunn pun siap menjalani semua proses penyidikan, penyelidikaan hingga penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) untuk mempertanggungjawabkan kesalahannya saat ini.

Pieter mengungkapkan, saat ini kondisi Jedunn tengah drop. Dia menyebutkan, jika dilihat dari tampilan fisik, Jedunn tidak terlalu mengkhawatirkan. Namun Pieter mengaku tidak mengetahui persis soal psikis yang dialami Jedunn. “Belum tau (sakit apa), tapi saat diperiksa kesehatan tensinya normal tapi secara psikis saya belum tau,” ujar dia.

Pieter melanjutkan, kondisi Jedunn sebelum penahanan atau saat dibawa untuk periksa rambut masih cukup stabil. Namun keadaan berbalik saat Jedunn dipastikan ditahan untuk 20 hari ke depan. “Kalau sebelum ditahan kan diperiksa tensinya normal makannya ditahan. Tapi ya namanya manusia biasa pasti drop ya namanya pengguna ya, dia kan penyalahgunaan narkoba sakit ya. Itu tadi penyidik yang ngasih tahu enggak bisa di-BAP hari ini,” beber Pieter.

Penyidik Satuan Narkoba Polda Metro Jaya terus mendalami kasus narkoba yang menjerat artis Jennifer Dunn alias Jedun alias JD. Rencananya penyidik akan mempertemukan tersangka Jennifer Dunn dengan FS. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, penyidik memerlukan keterangan dari kedua belah pihak soal berapa kali sebenarnya Jedun bertransaksi sabu.

“Kasus tersangka JD, hari ini penyidik menyampaikan akan ada konfrontasi. Kami akan konfrontasi antara tersangka JD dengan FS. Ini dilaksanakan dengan adanya keterangan antara JD dengan FS yang tidak sama,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Senin (8/1/2018).

Argo menuturkan, sampai sejauh ini FS bersikukuh bahwa Jennifer Dunn memesan 10 kali. Dan pernyataan FS berbanding terbalik dengan pengakuan Jedun yang menyebut baru tiga kali pesan. “Ini masalah beberapa kali dia pesan. Kan, ada pernyataan dari 3 kali dan 10 kali. Jadi, itu ada perbedaan, akan kami lakukan dan temukan termasuk pertanyaan apakah ada perbedaan seperti itu,” ujar Argo.

Argo mengungkapkan, saat ini tersangka FS sudah berada di ruangan penyidik satuan narkoba Polda Metro Jaya. Seperti diketahui, tersangka FS sebelumnya tidak dihadirkan dalam rilis pengungkapan lantaran menderita patah kaki akibat mencoba kabur saat akan ditangkap. “Sudah dibawa ke Polda,” Argo memungkasi.

“Ya kami mau yang terbaik artinya kan sementara ini proses hukumnya itu kan 20 hari ke depan itu statusnya sebagai tahanan,” katanya. Dalam waktu 20 hari ini dia akan berkoordinasi, bertemu dengan keluarganya, mana yang terbaik, yang diinginkan keluarga maupun Jedun. “Yah dia (Jedun) mau dan berharap direhabilitasi,” ujar Pieter El.

(Sumber: L6)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top